Dapatkan DISKON besar di banyak kategori produk.
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Pupuk Untuk Cabe Baru Tanam, Awas Jangan Salah Pilih!

Pupuk Untuk Cabe Baru Tanam – Memberikan pupuk merupakan kunci utama untuk memastikan tanaman cabe tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah yang melimpah. Meskipun tanah menyediakan sejumlah nutrisi, seringkali kandungan unsur hara tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tanaman cabe.

Pada tanah yang kurang subur, pemupukan menjadi sangat penting agar tanaman cabe dapat tumbuh secara optimal. Pemupukan cabe tidak hanya dilakukan sekali, melainkan beberapa kali sesuai dengan kebutuhan tanaman dan tingkat kesuburan tanah.

Pupuk Untuk Cabe Baru Tanam

Pemupukan tanaman cabai dilakukan pada dua tahap utama, yaitu sebelum tanam dan setelah tanam. Pupuk sebelum tanam disebut sebagai pupuk dasar, sementara pupuk setelah tanam disebut sebagai pupuk susulan.

Pupuk Sebelum Tanam (Pupuk Dasar)

Pupuk dasar diberikan beberapa hari sebelum tanam, biasanya 7-10 hari sebelumnya. Hal ini bertujuan agar pupuk dapat bersatu dengan tanah dan tidak menyebabkan keracunan pada bibit cabai. Jenis pupuk dasar untuk tanaman cabe meliputi pupuk kandang atau kompos, kapur dolomit, urea atau ZA, TSP atau SP36, dan KCl.

Pupuk Setelah Tanam (Pupuk Susulan)

Pupuk susulan diberikan setelah tanam untuk memastikan kebutuhan nutrisi tanaman selalu terpenuhi. Pemberian pupuk ini dapat dilakukan beberapa kali selama masa pertumbuhan tanaman cabai.

Pupuk cabe setelah tanam dilakukan ketika tanaman berumur 7, 10, atau 15 hari setelah tanam. Pemilihan waktu ini bergantung pada kebiasaan petani dan kondisi tanaman. Pupuk yang bagus untuk tanaman cabai baru tanam adalah pupuk NPK Phonska atau NPK 16-16-16. Selain itu, pupuk tunggal seperti Urea/Za, TSP/SP36, dan KCl juga dapat digunakan.

Dosis dan Waktu Pemupukan Setelah Tanam

Dosis pupuk cabe setelah tanam sebaiknya tidak terlalu banyak, khususnya pada tanaman berumur 7-15 hari yang masih rentan terhadap keracunan pupuk. Dosis yang cukup adalah 3 gram per pohon atau 3 kg per seribu tanaman. Pemupukan dapat dilakukan dengan cara ditaburkan disekeliling batang tanaman atau dengan cara dikocor.

Pemupukan cabe setelah tanam dilakukan setiap 7, 10, atau 15 hari sekali, tergantung pada umur tanaman. Setiap kali pemupukan, dosis pupuk ditambah sedikit demi sedikit sesuai dengan pertumbuhan tanaman. Pemupukan dapat diulangi beberapa kali hingga tanaman cabai menghasilkan buah dan siap untuk panen.

Kesimpulan

Dengan pemupukan yang tepat, tanaman cabe dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah dengan kualitas yang baik. Keseluruhan proses pemupukan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi tanah, sehingga memastikan pertumbuhan tanaman cabe yang optimal.

Jangan lupa untuk berbelanja di toko kami dan dapatkan Voucher Gratis ONGKIR untuk pengguna pertama. Selain itu anda juga dapat berkonsultasi melalui whatsapp di 0851-8689-1498.

× Konsultasikan Dengan Kami!